8 Kebiasaan Buruk yang Bisa Mempengaruhi Performa Usaha

2235380ThinkstockPhotos-486506872780x390

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor UKM di Indonesia. Meskipun demikian, ternyata tingkat kematian UKM masih terbilang tinggi. Menurut Kementerian Koperasi dan UKM, pada tahun 2014, Indonesia memiliki 57,9 juta UKM yang memberikan kontribusi sekitar 58,92 persen terhadap PDB negara dan menyerap 97,30 persen dari tenaga kerja negara. “Akan tetapi, tingkat kematian UKM masih terbilang tinggi. Tercatat, rata-rata 50 persen – 60 persen UKM menghentikan usahanya dalam tiga tahun pertama,” tutur Yuyun Wirasasmita, Guru Besar Ekonomi di Universitas Padjajaran, Bandung, melalui rilis ke Kompas.com, Minggu (17/2/2019).

Coach Tom MC Ifle yang merupakan Pendiri dan CEO dari Top Coach Indonesia mengatakan, berdasarkan riset Fundera tahun 2017, 82 persen penyebab kematian bisnis adalah akibat kehabisan modal. “Sementara 46 persen dari bisnis kecil gagal karena ketidakmampuan mengelola manajemen secara professional,” katanya.

Menurutnya, setidaknya ada delapan kebiasaaan buruk yang tidak disadari oleh para pengusaha dalam hal manajemen arus kas (cashflow management), yang dapat mempengaruhi performa usaha, yaitu:

  1. Piutang tidak terkendali, akhirnya karyawan takut melakukan penjualan 
  2. Tidak memiliki sistem kontrol cashflow .
  3. Tidak tahu cara membuat Cash Projection .
  4. Malas menganalisa laporan keuangan .
  5. Tidak paham cara membaca radio keuangan .
  6. Kesulitan dalam mendapatkan data keuangan .
  7. Hanya perhatian pada uang keluar dan masuk .
  8. Tidak mampu mengukur kesehatan bisnis melalui cash analysis

Untuk mengatasi delapan kesalahan tersebut, Top Coach Indonesia mengadakan sebuah pelatihan bertajuk Cash Flow Transformation yang akan diadakan di Holiday Inn Kemayoran, ruang Angsana pada tanggal 13 Februari 2019. Top Coach Indonesia merupakan wadah pelatihan business owners, entrepreneurs, entertainers, celebrities, Chief Executive, expert, therapist, professionals dan general public yang bertujuan membantu mentransformasi dan mensistemasi bisnis agar berjalan autopilot, berinisiatif. Menurut Coach Tom MC Ifle, menjalani pelatihan bisnis mampu memberikan bekal bagi pengusaha mengatasi delapan kesalahan tersebut.

“Pelatihan profesional dapat mendatangkan banyak keuntungan positif, seperti sudut pandang yang baru terhadap tantangan, meningkatkan skill dalam mengambil keputusan, dan meningkatkan kepercayaan diri. Tak hanya itu, mereka yang mengambil pelatihan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, kepuasan dalam pekerjaan dan kehidupan, dan pencapaian goals setting,” tutupnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “8 Kebiasaan Buruk yang Bisa Mempengaruhi Performa Usaha”, https://ekonomi.kompas.com/read/2019/02/17/152407026/8-kebiasaan-buruk-yang-bisa-mempengaruhi-performa-usaha

Editor : Aprillia Ika

Posted in ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *